17 Feb 2010

Memandang keajaiban Allah

Sebenarnya, aku tidak sedang menulis puisi, hanya menulis curahan hati, karena aku bertemu dengan bidadari, bidadari yang memiliki kecantikan yang mampu menggugah semua nilai - nilai manusiawi, yang mana pada dirinya berpadu dengan sempurna antara cantik bagai pelangi dan manis bagai awan dilangit tinggi.

Aku tidak pernah menyangsikan keagungan Allah SWT yang mencipta diri ini, bagiku, keindahan alun - alun surya kencana, danau toba, sempuh laguna atau bahkan puncak Rinjani sudah mengguncang insani, namun sekali lagi aku dibuat-Nya terpana oleh ke-Maha-Pencipta-an-Nya dengan dipertemukan dengan sang Bidadari.

Ya Allah, sampai kapankah Engkau memukauku dengan dengan ciptaan - ciptaan-Mu yang indah melebihi batas duniawi, dan bagaimanakah dengan keindahan surgawi yang Engkau janjikan pada orang yang berpasrah diri*?

Meskipun bidadari tersebut adalah berada pada takdir yang berbeda dengan yang kujalani…. namun dengan memandangnya saja, kurasakan kedamaian yang sudah lama tidak hadir di dalam hati.

Tidak ada komentar: